Kasus
penembakan terhadap anggota polisi tidak membuat gentar anggota
Unitlantas Polsek Beji dalam tugas pengaturan lalu lintas. Terbukti
beberapa anggota polantas Polsek Beji tetap eksis melakukan tugas
seperti biasanya."Kita tidak takut, tetap eksis bertugas. Namun tetap
waspada."ujar Bripka Wahyono salah satu anggota Unitlantas Polsek Beji,
saat ditemui di Pertigaan Jalan Melati-Nusantara, Depok Jaya, Selasa
(20/8).
Menurut dia, kewaspadaan tetap diperlukan guna mengantisipasi
hal-hal yang tidak diinginkan. Dari hasil pantauan terlihat dua orang
anggota Polantas
sibuk mengatur arus kendaraan dari arah Jalan Nusantara menuju Jalan
Arif Rahman Hakim. anggota terlihat membawa perlengkapan berupa pistol
dipinggangnya sambil sibuk mengatur arus kendaraan.
Sebelumnya
Kapolresta Depok, Kombes Pol Achmad Kartiko mengintruksikan kepada
setiap anggota untuk tidak memakai seragam dinas ketika akan berangkat
dari rumah menuju kantor."Jangan pakai seragam bagi anggota saat akan
berangkat dari rumah ke kantor, saat menjalankan tugas di lapangan tetap
berpakaian dinas," ujar Kartiko.
Achmad menegaskan bagi anggota yang
berpatroli akan diamankan oleh anggota berpakaian preman dari unsur
Reskrim dan Intel. Adanya teror polisi menjadi target setiap hari oleh
para pelaku teror, membuat Achmad tak gentar.
"Kami tak boleh takut
terhadap isu tersebut, tugas Polri lindungi masyarakat. Jadi tak boleh
takut, tapi harus selalu waspada dalam laksanakan tugas," ungkapnya.
Selain
itu, lanjutnya, peran masyarakat dalam mengamankan lingkungan juga
harus ditingkatkan."Jadi kita aktifkan lagi Babinkamtibmas untuk
menyambangi wilayah yang curigai, diperlukan peran aktif
masyarakat juga," tandasnya.(wandy)


