Depok, Derap TNI & Polri
Kegiatan non fisik program Tentara Manungga Membangun Desa (TMMD) ke-98 di wilayah Kecamatan Limo berhasil menggugah masyarakat untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Penyuluhan yang digelar di aula Kelurahan Grogol itu menghadirkan nara sumber dari
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dihadiri Lurah Grogol, kader PKK, Babinsa, Babinkamtibmas, para pengurus RT dan RW se-Kelurahan Grogol, serta ratusan warga sekitar, beberapa waktu lalu.
Kabid Kebersihan DLHK Kota Depok, H. Kusomo dalam paparannya tentang pemilahan sampah dan penghijauan menjelaskan, pihaknya terus mengefektifkan keberadaan bank sampah di lingkungan masyarakat. Keberadaan bank sampah sangat membantu mengurangi buangan sampah yang ditimbulkan masyarakat hingag mencapai angka 20%. Sementara sampah organik ditampung di UPS untuk diolah menjadi pupuk dan pakan ternak, sedangkan yang dibuang ke TPA di Cipayung hanya sampah residu yang tidak dapat didaur ulang.
“Hingga saat ini tercatat, timbulan sampah dari masyarakat mencapai 120 ton/hari dengan asumsi setiap orang menimbulkan 0,6 kg sampah,” tandas Kusumo.
Nurhayati warga RT02/07, Kelurahan Grogol mengakui penyuluhan terkait pemilahan sampah sangat bermanfaat, karena itu, dirinya berencana membuat bank sampah di lingkungannya."Kita jadi memahami kalau memilah sampah itu sangat penting demi kesehatan lingkungan.
"Di lingkungan saya sampah masih dibakar, ditambah lagi banyak orang yang melintas ikut membuang sampah dijalan. Karena itu saya ingin mendirikan bank sampah supaya sehat dan bisa menambah penghasilan,"tandasnya.(wan)


