Menurut Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Risto Samudra, operasi zebra 2011 akan digelar selama dua minggu mulai tanggal 28 November hingga 11 Desember 2011. Target Operasi semua pengendara baik roda dua, roda empat maupun angkutan umum. Petugas akan langsung menindak dan memberikan surat tilang jika kedapatan pengemudi kendaraan melanggar aturan dan undang-undang lalu lintas. “Operasi ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kedisipilnan berkendara,”ujar Risto.
Dari hasil operasi selama dua hari, kata Risto, pihaknya terpaksa mengandangkan lima kendaraan angkutan kota (angkot) tampa surat-surat kendaraan, dan tiga sepeda motor dengan STNK habis masa berlakunya, dan pengemudi tidak memiliki SIM. Hari pertama Operasi Zebra Jaya 2011, petugas telah menilang 130 pengendara. Hari kedua petugas berhasil menjaring sebanyak 215 pelanggar lalu lintas. Pelanggaran didominasi oleh pengendara motor."Pelanggaran paling banyak dilakukan pengendara motor, mencapai sekitar 60 persennya," terang Risto.
Selain melakukan tindakan dengan tilang, polisi juga memberikan teguran kepada pengendara yang tidak melengkapi kendaraannya dengan aksesoris pelengkap seperti kaca spion dan knalpot standar.
Adapun, jenis pelanggaran yang kerap dilakukan oleh pengendara yakni tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, melawan arus dan melanggar marka. Dari para pelanggar ini, ujar Risto, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa SIM dan dan STNK.(wandy)
Selain melakukan tindakan dengan tilang, polisi juga memberikan teguran kepada pengendara yang tidak melengkapi kendaraannya dengan aksesoris pelengkap seperti kaca spion dan knalpot standar.