Koramil 01/Pancoran Mas, dan Beji Bantu Tangani Jebolnya Turab Kali Kawin
0 komentar
Hujan deras yang terjadi pada Selasa (5/2) dinihari mengakibatkan tanggul Kali Kawin di jalan Kutilang 4, Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, longsor hingga akhirnya jebol tergerus kencangnya aliran air. Jebolnya tanggul juga mengakibatkan akses jalan warga sekitar jadi tertutup, dan aliran air tumpah ruah hingga meluap ke wilayah RW01, dan RW12 Kelurahan Beji.
Dandim 0508/Depok letkol Inf Moch Zamroni meninjau langsung lokasi longsor serta memerintahkan anggota Koramil 01/Pancoran Mas, dan Koramil Beji membantu penanganan jebolnya turab."Saya telah perintahkan Koramil Pancoran Mas, dan Beji membantu penanganan lokasi longsor."ujar Zamroni.
Sementara itu, Dayat salah satu warga RT05/11, Kelurahan Depok Jaya, mengatakan tanggul kali Kawin jebol saat menjelang subuh sekira pukul 04.30WIB. "Pukul 03.00 dinihari kondisinya masih normal, namun saat menjelang subuh terdengar suara gemuruh, ketika saya periksa ternyata tanggul longsor sedalam lima meter."ujar Dayat dilokasi longsor, Selasa (5/2).
Menurut dia, penyebab longsor akibat derasnya aliran air di kali kawin dan aliran air ke kali bawah longsor."Beruntung tanggul tengahnya tidak longsor, kalau itu jebol maka warga kampung Kemiri, Beji pasti kebanjiran."ungkapnya.
Dikatakannya, jebolnya turap kali kawin merupakan yang kedua kalinya setelah pada tahun 2007 jebol dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian air mencapai satu meter. Selain itu, dengan jebolnya tanggul tersebut akses jalan jadi tertutup. Warga yang memiliki kendaraan roda empat terpaksa tidak bisa keluar, karena jalan keluar masuknya amblas."Saya berharap pemerintah segera memperbaikinya, karena jalan itu meruapakan akses keluar masuk warga."harap Dayat.
Sementara itu, ratusan warga di RW01, dan RW12 Kelurahan Beji, mulai merasa cemas dan khawatir jika rumahnya akan tergenang banjir. Pasalnya aliran air mulai meluap dan memasuki beberapa rumah warga. Anggota TNI dari Koramil Pancoran Mas, Koramil Beji, dan masyarakat bahu membahu memasang tanggul dengan karung berisi tanah, dan batang pohon pisang di sepanjang kali yang menjadi buangan air tanggul jebol. Beberapa rumah warga mulai tergenang air, seperti di kediaman Rusli di RT01/01, air sudah masuk ke dalam rumahnya."Saya khawatir banjir akan semakin tinggi, apalagi kalau nanti hujan."katan Rusli.
Hal yang sama juga dicemaskan, Karjo, warga lainnya. Ia mengatakan jangan sampai terjadi banjir lagi seperti tahun 2007, saat itu tanggul jebol juga dan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa."ujar Karjo.
Sekretaris Lurah Depok Jaya Syaiful Hidayat mengatakan turap tersebut memang sudah terlalu lama dan berusia tua. Selain itu, kata dia, air sempat naik ke bibir sungai dengan deras dan menghantam turap.
"Rencananya akan dibuatkan bronjong supaya airnya tak terlalu deras."tandasnya.

