Sholat Tarawih di bulan Ramadhan
tidak hanya dilakukan di
masjid saja, sholat tarawih ternyata bisa juga dilakukan di ruang
tahanan.
Seperti yang dilakukan Kepala Unit Pembinaan Mental Polresta Depok,
Sukarna
yang menggelar sholat tarawih berjamaah di ruang tahanan bersama para
tahanan.
Suasana ini tentu saja membuat ruang tahan menjadi lebih islami dan
sengaja dicetuskan
bagi para tahanan yang beragama islam.”Sholat tarawih kita gelar rutin
setiap
malam selama bulan ramadhan, sholat tarawih 11 rakaat di sertai dengan
tausyiah,”kata Sukarna.
Menurut dia, kegiatan salat
berjamaah sudah rutin dilakukan seperti sholat
Jum’at Jumat di
ruang tahanan yang telah berjalan selama dua tahun. “Kalau sholat Jumat
rutin,
lalu ada kultum juga, tapi kali ini kami terapkan pada salat tarawih
untuk
internal tahanan sebanyak 11 rakaat,” tuturnya kepada wartawan, Senin
(23/7).
Sedikitnya
terdapat 75 tahanan Polres Depok yang mengikuti
kegiatan tersebut. Tak hanya tarawih, namun para tahanan juga membaca
kitab
suci Al Quran di dalam tahanan.“Ruang tahanan kami memadai kok, tidak berdesakan kalau sholat berjamaah, sejauh ini diikuti dengan khusyuk, mereka juga mengikuti tadarus Al Quran,” jelasnya.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari pembinaan mental yang dilakukan bagi para tahanan. Tujuannya untuk menyejukkan hati dan mengembalikan para tahanan ke jalan yang lebih baik.“Hatinya lebih jernih, kembali ke jalan yang benar, lebih tenang. Diharapkan yang pernah disini tak kembali lagi, untuk siap kembali ke masyarakat, tak mengulangi lagi kisah yang lama,” tandas Mulyadi.(wandy)

