Hadir dalam
penandatanganan tersebut, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Ketua DPRD Depok,
Rintisyanto, Dandim Depok, Letkol Inf Moch Zamroni, Ketua Pengadilan Negeri
Depok, Wakapolres Depok, AKBP AM Kamal, serta puluhan Ormas dan OKP.
Walikota Depok, Nur
Mahmudi Ismail mengapresiasi tekad dari semua ormas dan OKP yang telah hadir
untuk berdialog dalam upaya mentaati aturan dan menciptakan kedisiplinan dan
keamanan di Kota Depok.”Dengan nota kesepakatan bersama ini akan terwujud iklim
yang sangat kondusif untuk memajukan kota Depok sesuai dengan visi dan misinya.”ujar
Walikota.
Wakapolres Depok, AKBP AM
Kamal mengatakan, untuk membangun Depok tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi
diperlukan kebersamaan dari semua unsure untuk membangun Depok. Diperlukan
langkah-langkah dalam mengambil tujuan yang sama yaitu menjadikan Depok sebagai
kota yang aman, dan santun.”Intinya kalau masyarakat taat dari aturan yang ada,
maka akan tercipta situasi yang kondusif.”tegas Kamal.
Sementara itu, Dandim
0508/Depok, Letkol Inf Moch Zamroni mengatakan penandatanganan nota kesepatakan
ini merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu Pemerintah menciptakan
kondisi yang kondusif. Sehingga diharapakan ormas sebagai perpanjangan tangan
dari masyarakat dapat menciptakan situasi aman dan kondusif dalam membantu
program pemerintah daerah. “Diperlukan partisipasi dari seluruh ormas untuk menciptakan
suasana aman, tidak saling gontok-gontokkan, serta toleransi , dan saling
mengerti satu dengan lainnya.”tegasnya.
Deklarasi nota kesepakatan
bersama itu berisi beberapa butir aturan yang harus disepakai Ormas dan OPK.
Diantaranya bersedia mentaati Peraturan dan Perundangan yang berlaku, baik yang
ditetapkan pemerintah pusat maupun pemerintah Depok. Menjaga keamanan,
ketertiban, kondusifitas dan stabilitas. Bersedia berkomunikasi dan
berkoordinasi dengan pemkot, instansi vertical, masyarakat dan sesame organisasi
social kemasyarakatan lainnya. Tidak mendirikan posko ormas di lahan fasos
fasum tampa izin pihak berwenang, dan menjaga ketertiban dan keindahan dengan
tidak menempatkan atribut ormas di lokasi fasos fasum.(wandy)

